<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>[equilibrium]</title>
	<atom:link href="http://boymarpaung.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://boymarpaung.wordpress.com</link>
	<description>........ equilibrita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 13:33:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='boymarpaung.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/bce65b42b2129df093c94159894033c3?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>[equilibrium]</title>
		<link>http://boymarpaung.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://boymarpaung.wordpress.com/osd.xml" title="[equilibrium]" />
	<atom:link rel='hub' href='http://boymarpaung.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Permohonan Maaf</title>
		<link>http://boymarpaung.wordpress.com/2010/05/05/permohonan-maaf/</link>
		<comments>http://boymarpaung.wordpress.com/2010/05/05/permohonan-maaf/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 May 2010 15:55:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andre</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boymarpaung.wordpress.com/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[Mengingat semakin padatnya jadwal keluar masuk hutan pada beberapa waktu belakangan ini, maka saya memohon maaf kepada semua pembaca, yang sempat bertanya dan belum dijawab dan teman-teman yang membutuhkan materi-materi baru. Semoga dalam waktu dekat saya sudah bisa menjawab beberapa pertanyaan dan siap menambah tulisan lagi. Terima kasih Salam,<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=691&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Mengingat semakin padatnya jadwal keluar masuk hutan pada beberapa waktu belakangan ini, maka saya memohon maaf kepada semua pembaca, yang sempat bertanya dan belum dijawab dan teman-teman yang membutuhkan materi-materi baru.</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga dalam waktu dekat saya sudah bisa menjawab beberapa pertanyaan dan siap menambah tulisan lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Terima kasih</p>
<p style="text-align:justify;">Salam,</p>
<p><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2010/05/sig8.png"><img class="alignright size-full wp-image-693" title="sig8" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2010/05/sig8.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boymarpaung.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boymarpaung.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boymarpaung.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boymarpaung.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boymarpaung.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boymarpaung.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boymarpaung.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boymarpaung.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boymarpaung.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boymarpaung.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boymarpaung.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boymarpaung.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boymarpaung.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boymarpaung.wordpress.com/691/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=691&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boymarpaung.wordpress.com/2010/05/05/permohonan-maaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec4fc746f3a2564f5e307135dfcd2fce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">andre</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2010/05/sig8.png" medium="image">
			<media:title type="html">sig8</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pertarungan Hidup</title>
		<link>http://boymarpaung.wordpress.com/2010/03/14/pertarungan-hidup/</link>
		<comments>http://boymarpaung.wordpress.com/2010/03/14/pertarungan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 23:32:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andre</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boymarpaung.wordpress.com/?p=675</guid>
		<description><![CDATA[Bertarung itu sudah menjadi takdir manusia ketika dilahirkan ke muka bumi ini. Sang ibu bertarung untuk mengeluarkan, sang ayah bertarung menghadapi situasi terburuk dan terbaik sementara sang anak bertarung untuk mencoba menghirup udara pertamanya. Satu yang tidak bisa kita lupakan bahwa pertama kali si ayah dan si ibu juga harus &#8216;bertarung&#8217; untuk itu. Ketika bayi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=675&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2010/03/bear_fight.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-683" title="bear_fight" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2010/03/bear_fight.jpg?w=175&#038;h=135" alt="" width="175" height="135" /></a>Bertarung itu sudah menjadi takdir manusia ketika dilahirkan ke muka bumi ini. Sang ibu bertarung untuk mengeluarkan, sang ayah bertarung menghadapi situasi terburuk dan terbaik sementara sang anak bertarung untuk mencoba menghirup udara pertamanya. Satu yang tidak bisa kita lupakan bahwa pertama kali si ayah dan si ibu juga harus &#8216;bertarung&#8217; untuk itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika bayi kita juga harus bertarung untuk membedakan susu dari ASI dan susu pabrikan, bertarung dari cubitan dan ciuman beragam manusia. Bertarung melepaskan diri dari kencing dan kotoran sendiri, bertarung untuk menolak makanan bayi yang kadang sudah kurang kita sukai.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat kita masuk bangku sekolah, kita tidak hanya harus bertarung menghadapi berbagai mata ajaran yang paling tidak kita suka tapi juga harus bertarung mempelajari mata ajaran kesukaan kita. Bertarung juga untuk menghadapi guru-guru yang super <em>killer</em> tapi juga harus tetap bertarung menghadapi guru-guru kesayangan. Bertarung juga untuk menghadapi teman sekolah yang nakal namun juga harus tetap bertarung menghadapi teman yang paling teladan. Bertarung untuk memilih bermain bola atau ikut les tambahan, bertarung memilih bolos atau tetap di kelas ketika pelajaran terakhir.<span id="more-675"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Di waktu kuliah, kita tetap bertarung untuk memilih tempat kuliah, bertarung untuk memilih mengikuti permintaan orang tua atau keinginan diri sendiri. bertarung untuk memilih tetap di depan orang tua atau pergi dari depan orang tua. Bertarung untuk memilih untuk fokus kuliah atau <em>pengen </em>senang-senang dulu, bertarung untuk memilih menyelesaikan laporan dan tugas atau <em>nongkrong </em>bareng teman-teman. Bertarung untuk mengerjakan penelitian dan skripsi tepat waktu atau menunda dan main-main dulu.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita juga harus bertarung untuk memilih bekerja di pemerintahan, swasta, wirausaha atau menganggur dulu. Masih tetap bertarung untuk memilih kerja di daerah atau di pusat dengan segala perbedaannya, bertarung untuk memperoleh dana awal untuk memulai wirausaha sendiri. bertarung untuk kembali bangkit ketika ada yang salah dan kurang di pekerjaan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Masih harus tetap bertarung untuk memilih teman hidup, si A atau si B atau bahkan si C atau yang lainnya. Bertarung untuk menentukan mengikuti pilihan orang tua atau pilihan sendiri. Bertarung untuk memilih calon pendamping yang satu suku atau beda suku. bertarung untuk menentukan jumlah anak yang diinginkan kelak. Bertarung juga untuk menentukan nama anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada akhirnya di masa tua, kita masih  harus bertarung untuk menentukan pembagian warisan (jika ada) kepada anak-anak kita. kita juga masih harus bertarung untuk menentukan lokasi kuburan kelak.</p>
<p style="text-align:justify;">Ternyata sepanjang hidup kita selalu bertarung dan bertarung. hidup untuk bertarung dan pertarungan hidup itu adalah untuk hidup serta menghidupkan pertarungan hidup ternyata mengidupkan hidup kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber foto dari <a href="http://www.lovehkfilm.com/blog/damnyoukozo/wp-content/uploads/2007/12/bear_fight.jpg">sini</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2010/03/sig8.png"><img class="alignright size-full wp-image-676" title="sig8" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2010/03/sig8.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boymarpaung.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boymarpaung.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boymarpaung.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boymarpaung.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boymarpaung.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boymarpaung.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boymarpaung.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boymarpaung.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boymarpaung.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boymarpaung.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boymarpaung.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boymarpaung.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boymarpaung.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boymarpaung.wordpress.com/675/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=675&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boymarpaung.wordpress.com/2010/03/14/pertarungan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec4fc746f3a2564f5e307135dfcd2fce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">andre</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2010/03/bear_fight.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bear_fight</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2010/03/sig8.png" medium="image">
			<media:title type="html">sig8</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)</title>
		<link>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/12/22/fight-corruption-dan-kpk/</link>
		<comments>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/12/22/fight-corruption-dan-kpk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 15:52:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andre</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boymarpaung.wordpress.com/?p=607</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Korupsi adalah keonaran yang menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan&#8220;. Itu adalah pernyataan bapak presiden SBY ketika membacakan peryataannya tentang masalah hukum Bibit-Chandra. Jika kita berbicara mengenai korupsi pada waktu sekarang ini, maka kita tidak akan jauh dari pembahasan tentang satu lembaga yang berwenang dalam penanganan korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah komisi di Indonesia yang dibentuk pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=607&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/logo-kpk.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-609" title="logo-kpk" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/logo-kpk.jpg?w=180&#038;h=97" alt="" width="180" height="97" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;<span style="color:#ff0000;">Korupsi adalah keonaran yang menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan</span>&#8220;. Itu adalah pernyataan bapak presiden SBY ketika membacakan peryataannya tentang masalah hukum Bibit-Chandra.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita berbicara mengenai korupsi pada waktu sekarang ini, maka kita tidak akan jauh dari pembahasan tentang satu lembaga yang berwenang dalam penanganan korupsi. <span style="color:#000000;"><a href="http://http://www.kpk.go.id/modules/news/"><span style="color:#003300;"><strong>Komisi</strong> </span><span style="color:#ff0000;"><strong>Pemberantasan</strong></span> <span style="color:#003300;"><strong>Korupsi</strong> (</span><strong><span style="color:#003300;">K</span><span style="color:#ff0000;">P</span><span style="color:#003300;">K</span></strong><span style="color:#003300;">)</span></a> </span>adalah komisi di Indonesia yang dibentuk pada tahun 2003 untuk mengatasi, menanggulangi dan memberantas korupsi di Indonesia. Komisi ini didirikan berdasarkan kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.<span id="more-607"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://http://www.kpk.go.id/modules/news/"><strong><span style="color:#000000;">K</span><span style="color:#ff0000;">P</span><span style="color:#000000;">K</span></strong></a> mempunyai visi yakni<strong> </strong> mewujudkan lembaga yang mampu mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi dan juga mempunyai misi sebagai pendobrak dan pendorong Indonesia yang bebas dari korupsi serta menjadi pemimpin dan penggerak perubahan untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita bedah jenis-jenis korupsi, ternyata kita akan menemukan ada tujuh jenis korupsi. Apa sajakah jenis korupsi tersebut (KPK, 2009) ?.</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Korupsi yang merugikan keuangan negara.</li>
<li>Korupsi yang berhubungan dengan suap-menyuap.</li>
<li>Korupsi yang berhubungan dengan penyalahgunaan jabatan.</li>
<li>Korupsi yang berhubungan dengan pemerasan.</li>
<li>Korupsi yang berhubungan dengan kecurangan.</li>
<li>Korupsi yang berhubungan dengan pengadaan.</li>
<li>Korupsi yang berhubungan dengan gratifi kasi (hadiah).</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Korupsi memang menjadi biang kerok yang menghambat pembangunan. Banyak prestasi yang seharusnya bisa dicapai, menjadi terhambat karena korupsi. Tak percaya? Lihat saja, gara-gara korupsi, maka:</p>
<p style="text-align:justify;">1. Penegakan hokum dan layanan masyarakat jadi amburadul. Lalu lintas sepertinya menjadi contoh yang pas. Mulai dari mengurus SIM sampai sidang kasus tilang, <em>nggak </em>ada lagi yang berjalan sebagaimana mestinya. Ujung-ujungnya <em>duit </em>dan kekuasaan yang berbicara.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Pembangunan fisikmenjadi terbengkalai. Suka bingung kenapa banyak jalanan rusak atau gedung sekolah reyot? <em>Yach</em>, itu lagi-lagi karena korupsi. Mulai dari mengorbankan kualitas bahan bangunan supaya duitnya bisa <em>ditilep</em>, sampai membuat proyek yang sebenarnya tidak perlu.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Prestasi menjadi tidak berarti. Seharusnya seseorang bisa menduduki jabatan tertentu karena berprestasi dan kompeten. Tetapi nyatanya tidak begitu, karena banyak orang bias meraih posisi dengan uang dan kekuasaan. Alhasil, banyak <em>banget </em>posisi penting yang diduduki orang-orang yang <em>nggak </em>becus.<em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">4. Demokrasi menjadi tidak berjalan. Pemilihan wakil daerah bisa jadi contoh yang menarik. Betapa tidak. Sudah repot-repot dipilih, tetap saja mereka lebih mengutamakan kepentingan orang-orang berduit ketimbang rakyat yang memilih. <em>So</em>, jangan heran kalau rakyat <em>nggak </em>percaya <em>sama </em>demokrasi.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Ekonomi jadi hancur. Kenapa? Kata kuncinya adalah: tidak efisien!. Contohnya, mau membuat pabrik, mesti <em>nyogok </em>sana-sini. Hendak buka usaha dengan modal kecil, kalah dengan perusahaan bermodal besar yang dekat dengan kekuasaan. <em>Nggak </em>heran, banyak investor asing yang mulai malas menanamkan modalnya di Indonesia. Ujung-ujungnya, rakyat juga yang sengsara, karena <em>nyari </em>kerja jadi susah, bertahan hidup apalagi.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/sig8.png"><img class="alignright size-full wp-image-622" title="sig" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/sig8.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boymarpaung.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boymarpaung.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boymarpaung.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boymarpaung.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boymarpaung.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boymarpaung.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boymarpaung.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boymarpaung.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boymarpaung.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boymarpaung.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boymarpaung.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boymarpaung.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boymarpaung.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boymarpaung.wordpress.com/607/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=607&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/12/22/fight-corruption-dan-kpk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec4fc746f3a2564f5e307135dfcd2fce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">andre</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/logo-kpk.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">logo-kpk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/sig8.png" medium="image">
			<media:title type="html">sig</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dibalik Penyebab Macet</title>
		<link>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/12/18/dibalik-penyebab-macet/</link>
		<comments>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/12/18/dibalik-penyebab-macet/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 09:42:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andre</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boymarpaung.wordpress.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[Macet…mungkin kata-kata itu sudah terlalu terbiasa terdengar dan terucap dari mulut kita. “mas jangan lewat sana, macet berat” kata seorang teman, atau “sori bos, jalanan lagi macet neh, mungkin agak telat sampe lokasi”, alasan itu juga sudah biasa. Benar…selama kita masih ada di negeri ini memang kita harus bisa belajar memahami situasi itu. (dinegeri ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=600&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Macet…mungkin kata-kata itu sudah terlalu terbiasa terdengar dan terucap dari mulut kita. “mas jangan lewat sana, macet berat” kata seorang teman, atau “sori bos, jalanan lagi macet neh, mungkin agak telat sampe lokasi”, alasan itu juga sudah biasa. Benar…selama kita masih ada di negeri ini memang kita harus bisa belajar memahami situasi itu. (dinegeri ini memang harus banyak belajar, sampe menghadapi macet pun harus belajar, hahaha).</p>
<p style="text-align:justify;">Hari ini saya sebenarnya lagi terburu-buru mengejar sesuatu, bersama pak sopir…….angkot, hehe yang biasa membawa saya terjebak macet….lagi dan lagi. semua merangkak bagaikan siput.  Benar-benar  ngga bisa bergerak.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemacetan memang adalah sesuatu yang sudah ga bisa dihindari lagi di jaman sekarang ini, tapi sudah merupakan sesuatu yang bisa dijalani dan dinikmati.  Mumpung lagi macet dan otak lagi ngga di pake sepenuhnya, jadi dengan sedikit imajinasi saya mencoba melihat dan membaca fenomena macet ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedikitnya ada 7 golongan besar yang ikut ambil bagian penyebab macet diantaranya ; angkot, bis/truk, motor/ojeg, kendaraan pribadi, pejalan kaki, polisi cepek, calon dan atau penumpang angkot/bis, kucing/anjing/keluarga besar binatang, simpang tiga/empat/lima, pasar kaget (<em>shock market</em>) serta banjir.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-600"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Baiklah, saya akan membeberkan sedikit peranan masing-masing golongan tersebut :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.  Angkot :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Merupakan salah satu jenis angkutan yang paling banyak di perkotaan karena kalo dipedesaan namanya bukan angkot tapi angdes “angkutan pedesaan”. Kemampuan jelajah angkot jaman sekarang ternyata sudah mampu menembus daerah-daerah terisolir di daerah pemukiman di perkotaan seperti perumahan-perumahan. Aneh bin ajaib, banyak dijumpai dalam satu komplek perumahan bisa mempunyai beberapa trayek angkot. No 14 A, 14 B. Contohnya Bogor (Saya pernah berkunjung ke daerah ini), jika beberapa waktu yang lalu kota ini masih terkenal dengan sebutan ‘kota hujan’, ternyata sekarang sudah berubah menjadi ‘kota seribu angkot’ atau ‘kota hijua’ karena banyaknya angkot yang warna hijua, itu teman-teman yang ada disana. Trus bagaimana dengan kota lainnya, Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, atau Makassar, wah sepertinya terlalu panjang untuk dibahas. Hehe.. Sebenarnya apa dan bagaimana peranan angkot ini ikut andil dalam membuat macet ?.</p>
<p style="text-align:justify;">Angkot jaman sekarang sudah berubah menjadi “raja jalanan”, kira-kira demikian ungkapan beberapa teman. Semua bagian jalan adalah milik beliau. Angkot ini punya pendirian yang kuat dan tidak akan pernah mengalah karena bagi dia peraturan yang berlaku adalah peraturan yang dibuat sendiri, apa sajakah peraturan itu ? :</p>
<p style="text-align:justify;">a. Jalanan ini adalah milik saya, jadi saya berhak berbuat apa saja diatasnya karena jalanan ini adalah milik saya tanpa ada tuntutan dari pihak lain.</p>
<p style="text-align:justify;">b. Hak seperti yang disebutkan pada poin a, antara lain : bebas menaikkan/menurunkan penumpang sesuka hati dan atau bebas masuk ke jalur mana saja baik ditengah ataupun dibahu jalan dan atau bebas berhenti dimana saja sesuai selera.</p>
<p style="text-align:justify;">c. Jika ada pihak lain yang kurang berkenan, maka mohon tinjau poin a.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau begitu apa peranan angkot ini ?. Dari tulisan diatas mungkin teman-teman yang lain sudah bisa menyimpulkannya sendiri, hehee…</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/insanfm_1118200791019pm_macet.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-601" title="insanfm_1118200791019PM_macet" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/insanfm_1118200791019pm_macet.jpg?w=600" alt=""   /></a> foto : www.bloggaul.com/insanfm</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2.  Bis/truk :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kedua alat transportasi ini memang hanya melewati jenis jalan utama, namun juga berperan besar menyebabkan kemacetan. Kalo begitu apa peranannya ?. Bis/truk itu ternyata mempunyai body yang lebih besar dan terkadang berjalan lambat mungkin karena faktor usia yang kebanyakan memang sudah uzur dan tinggal menunggu malaikat pencabut nyawa.</p>
<p style="text-align:justify;">Bayangkan jika sebuah bus menurunkan atao menaikkan penumpang, dengan percepatan atau perlambatan yang lumayan rendah, berapa waktu yang diperlukan untuk hal tersebut?. Jika di belakang bis tersebut ternyata sudah mengekor dan mengantri 3 bis lainnya, 7 angkot, 23 motor ditambah 4 orang lagi menyeberang dan satu becak berjalan melawan arah, berapa waktu yang dibutuhkan untuk menggerakkan itu semua ketika bis yang paling depan sudah berjalan agar jalanan kembali lancar ?. (lumayan pusing mikirinnya, hehe…).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3.  Motor :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kendaraan yang satu ini memang lagi mengalami masa kejayaan dan keemasannya dalam perkembangan alat transportasi. Bentuknya yang lebih dikhususkan untuk tunggangan individual dengan tujuan mempermudah mobilisasi ternyata berandil besar dalam menyebabkan kemacetan. Inilah yang menjadi saingan berat angkot untuk menduduki posisi “raja jalanan” pada saat ini. Oya..?. benar sekali, sifatnya yang lebih enak untuk ditunggangi dari pada kuda dan bisa dibawa ke jenis jalan mana pun kecuali jalan tol, hehe..membuat si yang empunya terkadang mengeksploitasinya untuk bergerak kemana saja, baik di lajur kiri, tengah atau juga di kanan dan cenderung lebih ngga peduli. Trus..sebenarnya mana yang patut disalahkan motornya atau yang empunya ?.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika lebar jalan untuk dua jalur hanya 8 meter ditambah masing-masing 1 meter untuk bahu jalan harus di lewati puluhan bahkan ratusan motor ditambah kendaraan roda empat lainnya (sering terjadi ketika akan masuk dan keluar kantor) ditambah lagi di depan terdapat persimpangan, para petani yang lain pasti akan bisa menebak hasilnya. Benar sekali&#8230;..macet berat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4.  Kendaraan pribadi : </strong></p>
<p style="text-align:justify;">haha…ko bisa ikut terlibat ?, kira-kira begini ceritanya ; ada teori (teori dari mana ya ?) yang mengatakan “tingkat kesejahteraan seseorang itu cenderung berbanding lurus dengan tingkat pendidikannya” (ya, pada umumnya kira-kira begitulah….diterima ya), dimana yang punya kendaraan pribadi cenderung berasal dari golongan menengah ke atas dan berpendidikan. Nah orang-orang yang berpendidikan ini selalu mempunyai kecenderungan dan keinginan untuk belajar terus-menerus.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika tulisan paling atas saya menyebutkan bahwa untuk macet pun perlu dipelajari, ternyata paham itulah yang diikuti oleh orang-orang di poin 4 ini. Kalo begitu materi apa yang kira-kira mereka pelajari sehingga bisa ikut-ikutan menyebabkan macet ?.</p>
<p style="text-align:justify;">a. Kenapa mereka (angkot/motor) bisa melewati bahu jalan ?, karena saya adalah orang yang terus-menerus belajar, hal itu harus saya pelajari (hmm….).</p>
<p style="text-align:justify;">b. Memangnya hanya mereka (angkot/motor) saja yang bisa berhenti sesuka hati ?, bagaimana kalo saya pelajari juga ? (hoho..)</p>
<p style="text-align:justify;">c. Kenapa mereka (angkot/motor) bisa berbelok arah sesuka hati?,</p>
<p style="text-align:justify;">semua materi diataslah yang coba dipelajari oleh sodara-sodara kita pada poin no 4 (empat) ini. hmm lumayan anehhh.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5.  Pejalan kaki : </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Memang manusia jaman sekarang mungkin sudah bermutasi menjadi seorang makhluk yang kuat, hah ? ko’ bisa?. Menyeberang jalan dengan santai dengan hanya berharap yang bawa kendaraan bisa melihat dirinya ketika menyeberang. Nah bagaimana jika ngga terlihat ??..hmm…mungkin antara si oknum penyeberang jalan dan oknum penabrak bisa bertemu di rumah sakit dan atau kantor polisi dan atau sama-sama bertemu di dunia lain, itu lebih baik daripada sama-sama ngga bisa bertemu karena salah satu oknumnya ada yang lari atau berpulang lebih awal, hehehe..</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya bagaimana peranan pejalan kaki ini menyebabkan macet ?. Bisa anda bayangkan jika seorang penyeberang jalan membawa sang istri untuk istrinya menyeberang jalan, dan yang lebih parah lagi bagimana jika sang istri juga membawa anak-anaknya, satu digendong dan satu dituntun, satu lagi bawa oleh sang nenek, dimana sang nenek juga tentu membawa pamannya si anak kecil sebagai pengawalnya dua orang yang juga ternyata membawa anak istrinya untuk turut serta dalam kegiatan penyeberangan ini dan satu lagi yang jangan dilupakan adalah anjing peliharaan anaknya yang nomor dua yang kakinya lagi pincang akibat berantam dengan anjing saingannya sehingga masih harus dituntun, bisa anda hitung berapa waktu yang dibutuhkan untuk menyeberangkan semuanya itu dan berapa panjang antrian kendaraan untuk menunggu kejadian itu.hahaha..atau bagimana jika yang akan menyeberang itu adalah seorang kakek berumur 70 tahun yang menderita <em>stroke</em> dan harus pakai tongkat, hmmm&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6.  Polisi cepek/Pak Ogah (sekarang udah gope’) : </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ini adalah salah satu jenis profesi baru yang lumayan di gandrungi dan lagi banyak diminati orang, bagaimana ngga diminati, profesi ini ternyata tidak mensyaratkan kualifikasi pendidikan ataupun pengalaman kerja karena syaratnya sangat sederhana yaitu tau mana kanan, kiri atau juga lurus ditambah punya sempritan (untuk yang satu ini, boleh punya dan boleh juga ngga punya).</p>
<p style="text-align:justify;">Lokasi favorit pekerjaan ini adalah pertigaan atau perempatan antara jalan utama dengan jalan cabang atau dengan lokasi komplek perumahan. Kita semua tahu bahwa tujuan hamper semua pekerjaan itu adalah untuk mendapatkan uang, apapun jenis pekerjaannya termasuk profesi yang satu ini. Konsumen utama Pak Ogah ini adalah mereka-mereka yang mempunyai kendaraan pribadi yang akan keluar / masuk dari dan menuju komplek. Karena kegiatan ini sudah menjadi profesi sudah barang tentu dituntut suatu profesionalitas kerja (wooww..), sehingga tentunya Pak Ogah akan lebih mengutamakan kendaraan-kendaraan yang akan menyeberang tersebut, karena itulah konsumennya dan dari situlah mereka mendapatkan rupiahnya. Jika jumlah kendaraan yang lewat sekitar 17-25 kendaraan per menit pada kondisi normal, waktu yang diperlukan oleh Pak Ogah untuk menyeberangkan satu kendaraan adalah 15-20 detik, maka bisa anda bayangkan berapa lama waktu dari jeda sampai kembali ke keadaan normal yang dibutuhkan oleh masing-masing kendaran, trus bagimana jika yang harus diseberangkan itu jumlahnya 3, 4 atau lebih sekaligus..walahhh….</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>7.  Calon dan atau penumpang angkot/bis : </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Wah….klo membahas yang satu ini saya merasa kurang enak juga karena saya juga sering menjadi pelaku utamanya, hehehe. Ya tapi demi pembelajaran, hehe…ngga apa-apalah. Dikalangan makhluk hidup yang hidup dijalan atau dipinggir jalan, calon penumpang ini adalah raja di atas raja. Sifat-sifat penumpang mencirikan bahwa dia seorang raja bisa memerintah sesuka hati (mau turun dimana, tinggal sebut saja), hehehe&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Jika yang akan menumpang itu adalah segerombolan keluarga yang akan menuju pasar, ada si ibu, bapak, 4 anak, mertua si ibu serta bibi si anak yang naik di simpang tiga depan komplek perumahan. Berapa waktu yang diperlukan untuk menaikkan semua gerombolan itu dan bagaimana jika hal itu terjadi di tempat yang kendaraannya padat ?. wooww&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>8.  Kucing/anjing/keluarga besar binatang : </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Hahaha&#8230;mungkin para teman-teman yang lain bertanya, ko’ bisa masuk dafar ?, kira-kira begini ceritanya : laju pertumbuhan manusia ternyat berbanding lurus dengan laju pertumbuhan hewan terutama jenis hewan-hewan peliharaan (Penulis, 2009) wooww, kapan itu penelitiannya, hehehe. Tingginya pertumbuhan manusia dan hewan ternyata tidak diimbangi pertambahan luas permukaan tanah karena bersifat statis (hmmm&#8230;.?), akibatnya : manusia dan hewan semakin banyak dan ruang terbuka semakin sempit sehingga berdampak pada arena bermain untuk hewan-hewan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana jika pada jalur yang padat kendaraannya tiba-tiba dijadikan sebagai tempat bermain oleh satu geng anjing atau pada jalur cepat tiba-tiba seekor kucing hamil tua dengan kaki terpincang akibat baru saja ‘menerima’ tongkat akibat ikut mencicipi masakan di salah satu rumah makan padang. Saya yakin dengan perasaan iba Pak supir akan lebih mempedulikan kucil yang <em>notabene</em> lagi hamil itu untuk lewat duluan, hehehe. Berapa waktu yang dibutuhkan untuk melewatkan semua kejadian tersebut ?.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>9.  Simpang tiga/empat/lima : </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ini adalah faktor tidak langsung yang memberikan efek langsung terhadap macet. Adanya simpang tiga/empat/lima sebenarnya ngga bisa kita salahkan, karena memang begitulah adanya dan kita juga membutuhkannya. Hal yang sering terjadi di persimpangan apalagi tidak terdapat lampu merah adalah tidak adanya rasa saling pengertian dikalangan pengendara.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita tau bahwa orang kita adalah manusia-manusia yang super sibuk (<em>time is money</em>) sehingga untuk menganti sekitar 10-15 detik juga akan terasa lama padahal kalau dipikir-pikir sifat ngga mau <em>ngalah </em>itu ternyata malah bisa membuat kita terlambat sekitar 30-45 detik. Oya..??. itulah yang sering terjadi di persimpangan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>10.  Pasar Kaget (<em>shock market</em>), banjir : </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Khusus banjir, ini adalah salah satu hal yang ngga bisa di tolak dan sulit untuk diantisipasi walaupun kejadiannya rajin terjadi (hmmm&#8230;). Untuk pasar kaget (kata teman saya yang pernah kuliah di Fakultas Sastra ‘<em>shock market’</em>), inilah salah satu contoh yang menggambarkan bagaimana sifat pekerja keras dan mampu melihat peluang dari rakyat kita. Ditengah keterbatasan areal untuk berdagang, selau mucul ide yang luar biasa untuk menggunakan bahu jalan. <em>Tak ada rotan akar pun jadi dan bila perlu tali rafia juga bisa</em>. Itulah pepatah yang diusung oleh para pelaku pasar tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Bisa teman-teman bayangkan ika panjang total pasar tumpah tersebut 176 meter, berapakah waktu yang ditempuh oleh kendaraan yang berjalan merangkak dengan kecepatan 5 km/jam ?. hmmm&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/sig9.png"><img class="alignright size-full wp-image-625" title="sig" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/sig9.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boymarpaung.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boymarpaung.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boymarpaung.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boymarpaung.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boymarpaung.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boymarpaung.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boymarpaung.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boymarpaung.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boymarpaung.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boymarpaung.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boymarpaung.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boymarpaung.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boymarpaung.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boymarpaung.wordpress.com/600/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=600&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/12/18/dibalik-penyebab-macet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec4fc746f3a2564f5e307135dfcd2fce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">andre</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/insanfm_1118200791019pm_macet.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">insanfm_1118200791019PM_macet</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/12/sig9.png" medium="image">
			<media:title type="html">sig</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita Buat Cucu</title>
		<link>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/26/cerita-buat-cucu/</link>
		<comments>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/26/cerita-buat-cucu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 05:10:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andre</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boymarpaung.wordpress.com/?p=574</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia memang bangsa yang sangat-sangat beruntung. “emangnya apa yang ngga ada di negara ini ?”, pernyataan seperti itu sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Memang kenyataannya seperti itu, kekayaan alam kita sangat melimpah, mulai dari bawah permukaan laut sampai puncak tertinggi di daratan, dari sumber daya yang dapat diperbaharui sampai yang tidak dapat diperbaharui, tiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=574&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Indonesia memang bangsa yang sangat-sangat beruntung. “emangnya apa yang ngga ada di negara ini ?”, pernyataan seperti itu sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Memang kenyataannya seperti itu, kekayaan alam kita sangat melimpah, mulai dari bawah permukaan laut sampai puncak tertinggi di daratan, dari sumber daya yang dapat diperbaharui sampai yang tidak dapat diperbaharui, tiap daerah atau kawasan masing-masing mempunyai keunikan dan kekayaan yang berbeda dan spesifik.<span id="more-574"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Demikian juga untuk kekayaan alam berupa hamparan hutan yang menyerupai permadani hijau yang terbentang dari barat ke timur dan utara ke selatan, dari <em>mangrove</em>, pantai, rawa- gambut, dataran rendah sampai hutan pegunungan.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Di Indonesia diperkirakan terdapat 4.000 jenis pohon. Berdasarkan material herbarium oleh Balai Penelitian Hutan pohon berdiameter &gt; 40 cm mendekati 4.000 jenis pohon. Contoh kayu yang dikumpulkan sebanyak 3.233 jenis dari 106 suku dan 785 marga. Dari 4.000 jenis tsb, 400 jenis diantaranya dianggap penting di Indonesia : sudah diketahui sifat dan kegunaannya. Dari 400 jenis, 259 jenis sudah dikenal dalam perdagangan dan dikelompokkan menjadi 120 jenis kayu perdagangan.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Semoga kekayaan alam kita ini tidak cepat berlalu. Kasihan anak cucu nantinya kalo hanya bisa mendengar ceritanya saja ibarat dongeng pengantar tidurnya mereka. Tapi kalo kita memang sudah kehabisan cerita dan dongeng saat ini, ya mari kita rusak saja alam kita biar nanti suatu saat kita jadi punya bahan cerita buat anak dan cucu.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig.png"><img class="alignright size-full wp-image-628" title="sig" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boymarpaung.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boymarpaung.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boymarpaung.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boymarpaung.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boymarpaung.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boymarpaung.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boymarpaung.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boymarpaung.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boymarpaung.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boymarpaung.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boymarpaung.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boymarpaung.wordpress.com/574/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boymarpaung.wordpress.com/574/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boymarpaung.wordpress.com/574/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=574&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/26/cerita-buat-cucu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec4fc746f3a2564f5e307135dfcd2fce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">andre</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig.png" medium="image">
			<media:title type="html">sig</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CIRI UMUM FAMILI DIPTEROCARPACEAE</title>
		<link>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/26/ciri-umum-famili-dipterocarpaceae/</link>
		<comments>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/26/ciri-umum-famili-dipterocarpaceae/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 04:45:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andre</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[Dipterocarpaceae]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boymarpaung.wordpress.com/?p=569</guid>
		<description><![CDATA[Umum Dipterocarpaceae merupakan kelompok kayu perdagangan utama (meranti dan balau/Shorea, mersawa/Anisoptera, keruing/Dipterocarpus dan kapur/Dryobalanops). Batangnya silinder, dan banyak yang mencapai ukuran sangat besar, 30 m atau lebih (tinggi bebas cabang). Hopea, Vatica dan Cotylelobium yang secara umum berupa pohon-pohon kecil. Semua jenis Dipterocarpaceae mengeluarkan damar atau oleo-resin. Taksonomi Menurut Ashton (1982), famili Dipterocarpaceae memiliki tiga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=569&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Umum</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dipterocarpaceae merupakan kelompok kayu perdagangan utama (meranti dan balau/Shorea, mersawa/Anisoptera, keruing/Dipterocarpus dan kapur/Dryobalanops). Batangnya silinder, dan banyak yang mencapai ukuran sangat besar, 30 m atau lebih (tinggi bebas cabang). Hopea, Vatica dan Cotylelobium yang secara umum berupa pohon-pohon kecil. Semua jenis Dipterocarpaceae mengeluarkan damar atau oleo-resin.<span id="more-569"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Taksonomi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Ashton (1982), famili Dipterocarpaceae memiliki tiga sub famili, yaitu <em>Dipterocarpadeae, Pakaraimoideae</em>, dan<em> Monotoideae</em>.  Diantara ketiga sub famili tersebut, <em>Dipterocarpadeae</em> merupakan sub famili yang terpenting karena memiliki jumlah jenis yang banyak dan bernilai komersil. Sub famili Dipterocarpaceae  ini memiliki 13 genus dan 470 jenis. Famili Dipterocarpaceae yang terdapat di Indonesia adalah <em>Anisoptera </em>(Mersawa), <em>Cotylelobium</em>, <em>Dipterocarpus</em> (Keruing), <em>Dryobalanops</em> (Kapur), <em>Hopea </em>(Giam), <em>Parashorea</em>, <em>Shorea</em> (Meranti), <em>Vatica</em> (Resak) dan <em>Upuna</em> (Alrasyid dkk.,1991).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Biologi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Ashton (1982), sifat umum dari famili Dipterocarpaceae antara lain pohon berukuran besar atau kecil, berdamar dan selalu menghijau. Pada umumnya batang berbanir dan kulit luar biasanya bersisik atau beralur dan seringkali mengelupas.  Daun tunggal dengan kedudukan berselang-seling (<em>alternate</em>), bertepi rata atau beringgit, bertulang sirip, seringkali berdaging, daun penumpu (Stipula) besar  atau kecil dan seringkali mudah rontok.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih lanjut Ashton (1982) mengemukakan bahwa bunga berkelamin dua, terletak di ujung ranting atau di ketiak daun dalam bentuk malai atau tandan. Daun kelopak berjumlah 5 helai, seringkali menyerupai sayap.  Daun mahkota berjumlah 5 helai, berpilin dalam kuncup dan dasar lepas atau berlekatan.  Benang sari berjumlah 5 -110 dan melebar dalam satu atau beberapa baris.  Tangkai sari umumnya bebas, pendek, seringkali pangkalnya melebar dan beberapa diantaranya sukar rontok.  Bakal buah beruang 3 (jarang 2) atau beruang 1 tidak sempurna.  Bakal biji berjumlah 2-3 pada setiap ruang, menempel pada dinding.  Buah kebanyakan tidak memecah, berbiji satu, kulit buah mengeras (mengayu), endosperm kebanyakan tidak ada dan lembaga tegak.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sifat-sifat Pohon</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kebanyakan dari jenis-jenis Dipterocarpaceae bersifat toleran terhadap intensitas cahaya pada saat semai dan intoleran setelah mencapai tahap pancang dan tiang (Ashton, 1982).</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian dari jenis Dipterocarpaceae<em> </em>yang toleran terutama yang memiliki kayu dengan berat jenis yang tinggi (tenggelam) contohnya <em>Dipterocarpus</em> spp dan sebagian lagi tergolong semi toleran, yaitu jenis-jenis yang memiliki kayu dengan berat jenis rendah (terapung) contohnya <em>Shorea</em> spp, <em>Hopea</em> spp.  Kebutuhan cahaya untuk keperluan pertumbuhan waktu muda (tingkat anakan) berkisar antara 50 – 75 % dari cahaya total.  Untuk jenis semi toleran, anakan membutuhkan naungan 3 &#8211; 4 tahun atau sampai tanaman mencapai tinggi 1- 3 meter.  Sedangkan jenis yang toleran lebih lama lagi, yaitu sampai 5 – 8 tahun (Alrasyid, 1991).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tempat Tumbuh</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Ashton (1982)<strong>, </strong>sebagian besar jenis-jenis Dipterocarpaceae terdapat pada daerah beriklim basah dan kelembaban yang tinggi dibawah ketinggian 1.000 m dpl, dengan rata-rata curah hujan tahunan mencapai 2.000 mm dan musim kemarau yang pendek.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada ketinggian 1.350 meter dapat ditemukan <em>Shorea beccariana</em>, <em>S.</em> <em>flaviflora, S. rubra</em>, dan <em>Vatica hepteroptera</em>.  Kemudian yang tumbuh pada ketinggian 1.500 meter dpl, antara lain : <em>Vatica dulitensis, V. oblongifolia, Shorea monticola, S. ovata </em>dan yang tumbuh sampai ketinggian 1.800 meter dpl adalah <em>Shorea venulosa, Hopea cernua</em> dan <em>Vatica grenulata</em>.  Sedangkan jenis-jenis <em>Dipterocarpaceae</em> yang hidup pada iklim musim dan kering 3-5 bulan per tahun, antara <em>Shorea robusta, S. siamensis, Dipterocarpus littoralis, Hopea celebica</em>, <em>Vatica cinerea dan Parashorea stellata</em> (Alrasyid, 1982).</p>
<p style="text-align:justify;">Jenis-jenis Dipterocarpaceae sebagian besar menghendaki tanah kering yang bereaksi sedikit masam, bersolum dalam, dan banyak mengandung liat.      Pada tanah berkapur ditemukan <em>Hopea aptera, Shorea guiso</em> dan <em>S. harilandii</em>. Pada hutan krangas ditemukan antara lain : <em>Cotylobium burckii, Dryobalanops fusca, Hopea karanganensis, Shorea coriacea, Shorea ratusa, Vatica coriacea, </em>dan <em>Dipterocarpus bornensis</em>.  Pada tanah berpasir, antara lain : <em>Dryobalanops aromatica, Shorea falcifera, Hopea beccariana</em>, dan <em>Upuna borneensis</em>.  Pada tanah bergambut, antara lain <em>Dryobalanops rappa, Anisoptera marginata, Shorea albida</em> dan <em>Dipterocarpus coriaceus</em> (Ashton, 1982).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penyebaran</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Famili Dipterocarpaceae menyebar mulai dari Afrika, Seychelles, Ceylon hingga Semenanjung India, selanjutnya di India Timur, Bangladesh, Burma, Tahiland, Indocina, Semenanjung Malaysia, Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Philipina (Ashton,1982).<strong> </strong>Menurut Alrasyid (1991), secara alami jenis-jenis Dipterocarpaceae<em> </em>merupakan hutan alam campuran yang tersebar luas pada berbagai topografi pada ketinggian dibawah 80 m dpl dan jarang ditemukan hutan-hutan Dipterocarpaceae<em> </em>murni atau berkelompok pada ketinggian 800 m dpl.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sebaran Dipterocarpaceae</strong></p>
<table style="text-align:justify;height:142px;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="474">
<tbody>
<tr style="text-align:center;">
<td width="116">
<address><strong>Pulau</strong></address>
</td>
<td width="94">
<address><strong>Jumlah Marg</strong><strong>a</strong></address>
</td>
<td width="118">
<address><strong>Jumlah</strong></address>
<address><strong>Jenis</strong></address>
</td>
<td width="181">
<address><strong>Jumlah</strong></address>
<address><strong>Jenis   endemik</strong></address>
</td>
</tr>
<tr style="text-align:center;">
<td width="116">Kalimantan</td>
<td width="94">9</td>
<td width="118">268</td>
<td width="181">113</td>
</tr>
<tr style="text-align:center;">
<td width="116">Sumatera</td>
<td width="94">9</td>
<td width="118">110</td>
<td width="181">12</td>
</tr>
<tr>
<td width="116">Jawa</td>
<td width="94">
<p style="text-align:center;">5</p>
</td>
<td width="118">
<p style="text-align:center;">10</p>
</td>
<td width="181">
<p style="text-align:center;">2</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="116">Sulawesi</td>
<td width="94">
<p style="text-align:center;">4</p>
</td>
<td width="118">
<p style="text-align:center;">7</p>
</td>
<td width="181">
<p style="text-align:center;">2</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="116">Maluku</td>
<td width="94">
<p style="text-align:center;">4</p>
</td>
<td width="118">
<p style="text-align:center;">7</p>
</td>
<td width="181">
<p style="text-align:center;">1</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="116">Bali-Lombok</td>
<td width="94">
<p style="text-align:center;">2</p>
</td>
<td width="118">
<p style="text-align:center;">3</p>
</td>
<td width="181">
<p style="text-align:center;">-</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="116">Papua</td>
<td width="94">
<p style="text-align:center;">3</p>
</td>
<td width="118">
<p style="text-align:center;">15</p>
</td>
<td width="181">
<p style="text-align:center;">11</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Sebaran Marga Dipterocarpaceae</strong><strong> </strong><strong> </strong></p>
<table style="text-align:justify;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="608">
<tbody>
<tr style="text-align:center;">
<td width="113">
<address><strong>Marga</strong></address>
</td>
<td width="50">
<address><strong>Jawa</strong></address>
</td>
<td width="82">
<address><strong>Sumatera</strong></address>
</td>
<td width="95">
<address><strong>Kalimantan</strong></address>
</td>
<td width="76">
<address><strong>Sulawesi</strong></address>
</td>
<td width="68">
<address><strong>Maluku</strong></address>
</td>
<td width="67">
<address><strong>Bali-</strong></address>
<address><strong>Lombok</strong></address>
</td>
<td width="57">
<address><strong>Papua</strong></address>
</td>
</tr>
<tr style="text-align:center;">
<td width="113">
<p style="text-align:left;">Shorea</p>
</td>
<td width="50">1</td>
<td width="82">50</td>
<td width="95">127</td>
<td width="76">2</td>
<td width="68">3</td>
<td width="67"></td>
<td width="57"></td>
</tr>
<tr>
<td width="113">
<p style="text-align:left;">Hopea</p>
</td>
<td width="50">
<p style="text-align:center;">1</p>
</td>
<td width="82">
<p style="text-align:center;">14</p>
</td>
<td width="95">
<p style="text-align:center;">42</p>
</td>
<td width="76">
<p style="text-align:center;">2</p>
</td>
<td width="68">
<p style="text-align:center;">2</p>
</td>
<td width="67">
<p style="text-align:center;">1</p>
</td>
<td width="57">
<p style="text-align:center;">13</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="113">
<p style="text-align:left;">Dryobalanops</p>
</td>
<td width="50">
<p style="text-align:center;">
</td>
<td width="82">
<p style="text-align:center;">2</p>
</td>
<td width="95">
<p style="text-align:center;">7</p>
</td>
<td width="76"></td>
<td width="68"></td>
<td width="67"></td>
<td width="57"></td>
</tr>
<tr>
<td width="113">Vatica</td>
<td width="50">
<p style="text-align:center;">3</p>
</td>
<td width="82">
<p style="text-align:center;">11</p>
</td>
<td width="95">
<p style="text-align:center;">35</p>
</td>
<td width="76">
<p style="text-align:center;">2</p>
</td>
<td width="68">
<p style="text-align:center;">1</p>
</td>
<td width="67"></td>
<td width="57">
<p style="text-align:center;">1</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="113">Cotylelobium</td>
<td width="50"></td>
<td width="82">
<p style="text-align:center;">1</p>
</td>
<td width="95">
<p style="text-align:center;">3</p>
</td>
<td width="76"></td>
<td width="68"></td>
<td width="67"></td>
<td width="57"></td>
</tr>
<tr>
<td width="113">Anisoptera</td>
<td width="50">
<p style="text-align:center;">1</p>
</td>
<td width="82">
<p style="text-align:center;">4</p>
</td>
<td width="95">
<p style="text-align:center;">5</p>
</td>
<td width="76">
<p style="text-align:center;">1</p>
</td>
<td width="68">
<p style="text-align:center;">1</p>
</td>
<td width="67"></td>
<td width="57">
<p style="text-align:center;">1</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="113">Dipterocarpus</td>
<td width="50">
<p style="text-align:center;">4</p>
</td>
<td width="82">
<p style="text-align:center;">25</p>
</td>
<td width="95">
<p style="text-align:center;">41</p>
</td>
<td width="76"></td>
<td width="68"></td>
<td width="67">
<p style="text-align:center;">2</p>
</td>
<td width="57"></td>
</tr>
<tr>
<td width="113">Parashorea</td>
<td width="50"></td>
<td width="82">
<p style="text-align:center;">3</p>
</td>
<td width="95">
<p style="text-align:center;">6</p>
</td>
<td width="76"></td>
<td width="68"></td>
<td width="67"></td>
<td width="57"></td>
</tr>
<tr>
<td width="113">Upuna</td>
<td width="50"></td>
<td width="82"></td>
<td width="95">
<p style="text-align:center;">1</p>
</td>
<td width="76"></td>
<td width="68"></td>
<td width="67"></td>
<td width="57"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Ekonomi dan Kayu</strong><strong> </strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dipterocarpaceae merupakan suku penghasil kayu yang sangat unggul dari kawasan tropis Asia. Dipterocarpaceae meliputi Kayu Daun Lebar Berat, yang awet : balau/bangkirai (Shorea) dan giam (Hopea). Kayu Daun Lebar Sedang, yang tidak awet : keruing (Dipterocarpus), kapur (Dryobalanops) dan merawan (Hopea). Kayu Daun Lebar Ringan, yang tidak awet : meranti merah dan meranti kuning, meranti putih (Shorea), seraya putih atau pendan (Parashorea) dan mersawa (Anisoptera). Kayu resak (Vatica dan Cotylelobium) berukuran kecil shg tidak ditebang tetapi penghasil kayu keras dan kuat, untuk membuat rumah, konstruksi dan jembatan. Kulit batang untuk fermentasi bir dan brem.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pustaka </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Alrasyid H, Marfuah, Wijaya Kusuma dan Hendarsyah. 1991. Vamedicum Dipterocarpaceae. Balai Penelitian dan Pengembangan Hutan, Departemen       Kehutanan, Jakarta.</p>
<p style="text-align:justify;">Ashton, P.S. 1982. Dipterocarpaceae. Flora Malesiana Series I- Spermathopyta, Vol.9, Part 2. Sijthoff &amp; Noordhoff International Publishers, Alphen aan  den Rijn. The Netherlands.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig1.png"><img class="alignright size-full wp-image-630" title="sig" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig1.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boymarpaung.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boymarpaung.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boymarpaung.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boymarpaung.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boymarpaung.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boymarpaung.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boymarpaung.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boymarpaung.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boymarpaung.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boymarpaung.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boymarpaung.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boymarpaung.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boymarpaung.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boymarpaung.wordpress.com/569/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=569&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/26/ciri-umum-famili-dipterocarpaceae/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec4fc746f3a2564f5e307135dfcd2fce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">andre</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig1.png" medium="image">
			<media:title type="html">sig</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ANALISA TULISAN TANGAN (GRAFOLOGI)</title>
		<link>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/23/analisa-tulisan-tangan-grafologi/</link>
		<comments>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/23/analisa-tulisan-tangan-grafologi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 11:53:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andre</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Grafologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boymarpaung.wordpress.com/?p=556</guid>
		<description><![CDATA[Ini ngga berkaitan dengan teori atau praktek bagaimana caranya &#8216;membaca&#8217; tulisan tangan untuk meng-analisa karakter seseorang, tetapi di kesimpulan akhir nantinya akan ada satu pendapat tentang bagaimana mengubah karakter tersebut. Untuk bagi yang masih mau meneruskannya, ya mari kita lanjutkan.. Siang hari, sekitar jam 2-an siang saya lagi iseng main ke kampus&#8230;.ternyata saya masih bertemu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=556&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ini ngga berkaitan dengan teori atau praktek bagaimana caranya &#8216;membaca&#8217; tulisan tangan untuk meng-analisa karakter seseorang, tetapi di kesimpulan akhir nantinya akan ada satu pendapat tentang bagaimana mengubah karakter tersebut. Untuk bagi yang masih mau meneruskannya, ya mari kita lanjutkan..</p>
<p style="text-align:justify;">Siang hari, sekitar jam 2-an siang saya lagi iseng main ke kampus&#8230;.ternyata saya masih bertemu dengan teman-teman waktu kuliah dulu, ada <a href="http://pr4ka5a.wordpress.com">kaka</a>, <a href="http://kangfiki.wordpress.com">om fiki</a>, ana, uchie dll. Seperti biasa; kantin memang sasaran nongkrong.<span id="more-556"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah basa-basi dll, dimulailah obrolan-obrolan yang padat dan berisi&#8230;.berisi obrolan-obrolan yang bukan obrolan-obrolan biasa. Dimulai dengan membahas asal mula nama kota Lembang (konon katanya berasal dari kata teriakan seorang penjual lem, &#8220;lem&#8230;lem&#8230;beli lem ga bang, karena begitu seringnya kata-kata itu diucapkan maka timbullha keinginan untuk membuat nama kota itu jadi Lembang). Hmm&#8230;klo dipikir-pikir ya bisa jadi juga.</p>
<p style="text-align:justify;">Review ke jaman SMA dulu pada waktu akan mengikuti UMPTN/SPMB/SNPTN (terlalu sering berganti nama), ternyata banyak yang bersyukur karena test tersebut ngga ada yang namanya test tertulis seperti mengisi titik, essay dll yang berkaitan dengan tulisan tangan. hahaaaa&#8230;setelah diusut, diperoleh pengakuan yang benar-benar jujur dan tulus yang mengakui bahwa tulisan tangannya termasuk kelas tulis tangan jelek, sangat jelek dan super jelek.</p>
<p style="text-align:justify;">Obrolan berlanjut dengan membuat satu kesepakatan untuk membuat hipotesa (kayak penelitian). &#8220;Tulisan tangan mencerminkan karakter dan kepribadian seseorang&#8221;. Hipotesanya di jabarkan lagi :</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">1.  Jika tulisannya baik maka seseorang itu cenderung mempunyai karakter dan kepribadian yang baik.</p>
<p style="text-align:justify;">2.  Jika tulisannya jelek/buruk maka seseorang itu cenderung mempunyai karakter dan kepribadian yang jelek/buruk.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Hmmm&#8230;.agak bingung karena ukuran tulisan yang baik dan jelek itu bagaimana, trus menurut saya kira memang dibutuhkan nyali dan keberanian yang besar untuk membuat pernyataan seperti itu (gimana klo ada orang psikologi yang mendengar ato membacanya&#8230;??). Buat teman-teman yang dari atau pernah kuliah di Psikologi mohon ngga usah berpikir keras buat mencari literaturnya karena ini cuma obrolan orang yang lagi mabuk cappucino bercampur gorengan dan mie ayam&#8230;hehehee.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk point no. 2 setelah perdebatan (ya kurang lebih mirip-mirip anggota DPR-lah) akhirnya bisa juga diterima, wajar saja soalnya dari 5 orang ternyata 4 orang mempunyai tulisan yang klo bisa dibilang mungkin lebih tepat klo dibisikin saja ya agak lumayan jelek-lah.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah masing-masing mengeluarkan argumennya, akhirnya tibalah saatnya di kesimpulan. Mungkin kesimpulan ini bisa membantu para pembaca dalam menilai karakter dan kepribadian masing-masing. Adapun kesimpulannya :</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">1.  Perbaikilah kepribadian anda sebagaimana anda harus belajar memperbaiki tulisan anda yang lumayan jelek tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">2.  Jika anda merasa sulit untuk mengubah karakter dan kepribadian anda ke arah yang lebih baik, sebaiknya anda harus memperbaiki tulisan anda tersebut (bandingkan terhadap point 1)</p>
<p style="text-align:justify;">3.  Mengubah karakter dan kepribadian ternyata semudah mengganti tulisan.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya obrolan-obrolan itu selesai juga dengan menghasilkan rekomendasi yang lumayan logis (???), hehehee&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig3.png"><img class="alignright size-full wp-image-635" title="sig" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig3.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boymarpaung.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boymarpaung.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boymarpaung.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boymarpaung.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boymarpaung.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boymarpaung.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boymarpaung.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boymarpaung.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boymarpaung.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boymarpaung.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boymarpaung.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boymarpaung.wordpress.com/556/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boymarpaung.wordpress.com/556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boymarpaung.wordpress.com/556/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=556&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/23/analisa-tulisan-tangan-grafologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec4fc746f3a2564f5e307135dfcd2fce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">andre</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig3.png" medium="image">
			<media:title type="html">sig</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 November dan Pahlawan</title>
		<link>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/10/10-november-dan-pahlawan/</link>
		<comments>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/10/10-november-dan-pahlawan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 05:02:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andre</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boymarpaung.wordpress.com/?p=540</guid>
		<description><![CDATA[Ada apa di tanggal 10 November?. Jika &#8216;dia&#8217; pernah tinggal dan pernah sekolah mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK atau PT pasti tau apa jawabannya. &#8220;10 November itu adalah Hari Pahlawan&#8221;, jika pada saat ditanyakan ada sekitar 1.000 orang, maka itu bisa jadi satu paduan suara yang hebat. Mengapa ada hari Pahlawan ?. Hmmm&#8230;.mungkin jawabannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=540&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ada apa di tanggal 10 November?. Jika &#8216;dia&#8217; pernah tinggal dan pernah sekolah mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK atau PT pasti tau apa jawabannya. &#8220;10 November itu adalah Hari Pahlawan&#8221;, jika pada saat ditanyakan ada sekitar 1.000 orang, maka itu bisa jadi satu paduan suara yang hebat.</p>
<p><span id="more-540"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa ada hari Pahlawan ?. Hmmm&#8230;.mungkin jawabannya bisa singkat, panjang, satu buku, ato juga masa bodohlah wong waktu itu saya blum ada ko&#8217;. Memang, mungkin kalo di jaman sekarang ini kita sudah ngga terlalu memusingkan ataupun memikirkan mengenai hari-hari nasional, jangankan mengingat hari-hari &#8216;itu&#8217;, hari lahir orang-orang yang kita cintai dan yang ada di dekat kita saja bisa lupa juga ngga hapal. Ah&#8230;tapi saya yakin rakyat Indonesia orang-orang yang masih mengingat dan menghargai para pahlawan pendahulu, terutama para pahlawan pejuang kemerdekaan.</p>
<p>Kita flashback ke tahun 1945</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Adanya hari Pahlawan tidak lepas dari perisitwa pertempuran Surabaya merupakan perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di kota Surabaya, Jawa Timur. Diawali dengan bentrokan-bentrokan bersenjata dengan tentara Inggris di Surabaya, memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pimpinan militer Inggris segera mengeluarkan ultimatum yang mengharuskan semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945.</p>
<p style="text-align:justify;">Ultimatum tersebut ditolak oleh Indonesia. Sebab, Republik Indonesia waktu itu sudah berdiri (walaupun baru saja diproklamasikan), dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) sebagai alat negara juga telah dibentuk. Selain itu, banyak sekali organisasi perjuangan yang telah dibentuk masyarakat, termasuk di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar. Badan-badan perjuangan itu telah muncul sebagai manifestasi tekad bersama untuk membela republik yang masih muda, untuk melucuti pasukan Jepang, dan untuk menentang masuknya kembali kolonialisme Belanda (yang memboncengi kehadiran tentara Inggris di Indonesia).</p>
<p style="text-align:justify;">Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan besar-besaran dan dahsyat sekali, dengan mengerahkan sekitar 30.000 serdadu, 50 pesawat terbang, dan sejumlah besar kapal perang.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbagai bagian kota Surabaya dihujani bom, ditembaki secara membabi-buta dengan meriam dari laut dan darat. Ribuan penduduk menjadi korban, banyak yang meninggal dan lebih banyak lagi yang luka-luka. Tetapi, perlawanan pejuang-pejuang juga berkobar di seluruh kota, dengan bantuan yang aktif dari penduduk.</p>
<p style="text-align:justify;">Peristiwa berdarah di Surabaya ketika itu juga telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat yang menjadi korban ketika itulah yang kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan.</p>
<p style="text-align:justify;">Nilai-nilai dan semangat perjuangan itulah yang mendasari rasa penghargaan dari bangsa ini untuk para jiwa-jiwa pejuang yang rela menyerahkan hidupnya demi rasa ingin bebas dari belenggu penjajahan.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana dengan nilai, semangat dan rasa perjuangan kita di Jaman sekarang ?. Hmm.. Mungkin hanya  masing-masing pribadi kita yang bisa menjawabnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig2.png"><img class="alignright size-full wp-image-633" title="sig" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig2.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boymarpaung.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boymarpaung.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boymarpaung.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boymarpaung.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boymarpaung.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boymarpaung.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boymarpaung.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boymarpaung.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boymarpaung.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boymarpaung.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boymarpaung.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boymarpaung.wordpress.com/540/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boymarpaung.wordpress.com/540/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boymarpaung.wordpress.com/540/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=540&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/10/10-november-dan-pahlawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec4fc746f3a2564f5e307135dfcd2fce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">andre</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig2.png" medium="image">
			<media:title type="html">sig</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KPK, Nasib Kini</title>
		<link>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/01/kpk-nasib-kini/</link>
		<comments>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/01/kpk-nasib-kini/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 15:42:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andre</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boymarpaung.wordpress.com/?p=535</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa saat ini memang lagi hot kabar mengenai permasalahan hukum ditubuh KPK. Bagaimana ngga bos-bosnya lagi pada dirundung masalah. Nasib suda jadi tukang bubur,, eehh&#8230;maaf, nasi sudah jadi bubur, karena semua sudah terjadi, kita tinggal menunggu babak selanjutnya saja. Sebenarnya saya sebagai orang awam ingin berkomentar, tapi masalahnya kita tidak tau kejadian yang sebenarnya karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=535&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Beberapa saat ini memang lagi hot kabar mengenai permasalahan hukum ditubuh KPK. Bagaimana ngga bos-bosnya lagi pada dirundung masalah. Nasib suda jadi tukang bubur,, eehh&#8230;maaf, nasi sudah jadi bubur, karena semua sudah terjadi, kita tinggal menunggu babak selanjutnya saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya saya sebagai orang awam ingin berkomentar, tapi masalahnya kita tidak tau kejadian yang sebenarnya karena semua institusi yang terlibat masing-masing punya alibi. Kalo pun begitu jika di kemudian hari masing-masing institusi yang terlibat terbuka rahasianya, menurut saya jangan kemudian hari-lah karena itu bisa terlalu lama. Pertanyaannya, bisa ngga kasus ini cepat terungkap ?. Sepertinya sih akan lama, tapi kita tunggu ajalah (menunggu lagi).</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-535"></span></p>
<blockquote><p><span style="color:#339966;">Perahu negeriku, perahu bangsaku<br />
menyusuri gelombang<br />
semangat rakyatku, kibar benderaku<br />
menyeruak lautan</span></p>
<p><span style="color:#339966;">langit membentang cakrawala di depan<br />
melambaikan tantangan</span></p>
<p><span style="color:#339966;">di atas tanahku, dari dalam airku<br />
tumbuh kebahagiaan<br />
di sawah kampungku, di jalan kotaku<br />
terbit kesejahteraan</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">tapi kuheran di tengah perjalanan<br />
muncullah ketimpangan</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">aku heran, aku heran<br />
yang salah dipertahankan<br />
aku heran, aku heran<br />
yang benar disingkirkan</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">perahu negeriku, perahu bangsaku<br />
jangan retak dindingmu<br />
semangat rakyatku, derap kaki tekadmu<br />
jangan terantuk batu</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">tanah pertiwi anugerah ilahi<br />
jangan ambil sendiri<br />
tanah pertiwi anugerah ilahi<br />
jangan makan sendiri</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">aku heran, aku heran<br />
satu kenyang, seribu kelaparan<br />
aku heran, aku heran<br />
keserakahan diagungkan</span></p></blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;">Mengutip lagu dari Bapak Franky Sahilatua &#8211; Perahu Retak kembali mengingatkan kita bahwa kita mempunyai bangsa yang besar (perahu). Namun ternyata &#8216;benda&#8217; yang besar ngga selamanya membawa kesejahteraan, ini sih sesuai dengan persamaan matematik &#8220;hasil pembagian dengan nilai pembilang besar maka peluang untuk mendapatkan hasil bagi yang besar sangat besar apalagi nilai penyebutnya semakin kecil&#8221;. Mungkin kira-kira demikianlah kondisi negeri kita saat ini. Kekayaan alam yang melimpah ruah ternyata hanya bisa dinikmati sebagian kecil rakyat saja, hmm&#8230;rakyat yang mana ??&#8230;<em>no comment ah.</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;">Ternyata sodara-sodara oknum itu benar-benar menggunakan prinsip persamaan matematik diatas, yang besar dibagi dengan sedikit orang biar hasilnya untuk per orang besar juga.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">&#8220;aku heran satu kenyang, seribu kelaparan&#8221;</span></p>
<p style="text-align:justify;">Pada akhirnya siapapun yang keluar sebagai pihak yang benar dari kasus di atas, saya hanya berharap : <span style="color:#00ff00;"><strong>kesejahteraan rakyatlah yang perlu diperhatikan</strong></span>.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><strong><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig4.png"><img class="alignright size-full wp-image-637" title="sig" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig4.png?w=600" alt=""   /></a><br />
</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boymarpaung.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boymarpaung.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boymarpaung.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boymarpaung.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boymarpaung.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boymarpaung.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boymarpaung.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boymarpaung.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boymarpaung.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boymarpaung.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boymarpaung.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boymarpaung.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boymarpaung.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boymarpaung.wordpress.com/535/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=535&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/11/01/kpk-nasib-kini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec4fc746f3a2564f5e307135dfcd2fce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">andre</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/11/sig4.png" medium="image">
			<media:title type="html">sig</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SUMPAH PEMUDA</title>
		<link>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/10/28/sumpah-pemuda/</link>
		<comments>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/10/28/sumpah-pemuda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 21:25:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andre</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://boymarpaung.wordpress.com/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[SOEMPAH PEMOEDA Pertama : KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA Kedua : KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA Ketiga : KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA Djakarta, 28 Oktober 1928 Kalimat-kalimat diatas adalah sesuatu yang biasa kita dengar atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=498&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align:center;"><strong>SOEMPAH PEMOEDA</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Pertama :</strong><br />
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Kedua :</strong><br />
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA<span id="more-498"></span></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Ketiga :</strong><br />
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA</p>
<p style="text-align:center;">Djakarta, 28 Oktober 1928</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Kalimat-kalimat diatas adalah sesuatu yang biasa kita dengar atau bahkan kita ucapkan setiap tanggal 28 Oktober. Jika kita tilik kembali sejarah masa lalu bangsa ini, khususnya peristiwa tanggal 28 Oktober 1928 bisa kita lihat dan ambil keismpulan bahwa ternyata rasa ingin menyatukan bangsa ini oleh para pemuda dan pemudi bangsa sudah terkonsep sejak 81 tahun yang lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana tidak, Kongres Pemuda yang hanya berlangsung dua hari (27-28 Oktober 1928) dengan peserta yang beranekaragam suku bangsa namun bisa menghasilkan satu persamaan persepsi dan kebulatan tekad untuk mengakui adanya tanah air, bangsa dan bahasa yang satu yaitu Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Delapan puluh satu tahun sudah ikrar itu dikumandangkan para pemuda pendahulu, tentunya kondisi sekarang sangat berbeda jauh dengan keadaan pada waktu itu. Jika dahulu semuanya bermuara kepada untuk bagaimana melepaskan belenggu penjajahan bangsa asing, maka sekarang ini, kita para pemuda dituntut untuk tetap mampu ’mengikrarkan’ sumpah tersebut ditengah rongrongan kemajuan jaman yang semakin pesat.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumpah tersebut merupakan senjata yang ampuh untuk menangkal godaan yang ingin menghancurkan persatuan bangsa yang sudah terbentuk baik yang berasal dari dalam maupun luar bangsa kita sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga Hari Pemuda ini dapat menginspirasi para pemuda-pemudi bangsa untuk lebih dapat berkorban dan berjuang untuk kemajuan tanah air ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga..</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/10/sig1.png"><img class="alignright size-full wp-image-642" title="sig" src="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/10/sig1.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/boymarpaung.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/boymarpaung.wordpress.com/498/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/boymarpaung.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/boymarpaung.wordpress.com/498/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/boymarpaung.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/boymarpaung.wordpress.com/498/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/boymarpaung.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/boymarpaung.wordpress.com/498/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/boymarpaung.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/boymarpaung.wordpress.com/498/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/boymarpaung.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/boymarpaung.wordpress.com/498/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/boymarpaung.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/boymarpaung.wordpress.com/498/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=boymarpaung.wordpress.com&amp;blog=6067050&amp;post=498&amp;subd=boymarpaung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://boymarpaung.wordpress.com/2009/10/28/sumpah-pemuda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec4fc746f3a2564f5e307135dfcd2fce?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">andre</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://boymarpaung.files.wordpress.com/2009/10/sig1.png" medium="image">
			<media:title type="html">sig</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
